Potensi Pertanian dan Perkebunan
Sebagian besar wilayah bagian timur Desa Dukuhjati Wetan merupakan kawasan persawahan, perkebunan, dan perbukitan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Sebagian besar warga bekerja di sektor pertanian dan perkebunan.
Desa ini juga dilalui oleh Kali Windusari yang berfungsi sebagai saluran inspeksi irigasi, menunjang kegiatan pertanian di wilayah persawahan desa. Adapun beberapa kawasan persawahan yang dikenal di desa ini antara lain: Dlanggung Gunung, Gedegan, Gersayim, Kalidosari Kidul, Kalidosari Lor, Kesang, Kronjo, Legok, Lobang, Strem Kidul, Strem Lor, dan Tipar.
Potensi Sumber Daya Alam
Di bagian tenggara Desa Dukuhjati Wetan terdapat kawasan perbukitan bernama Bukit Geger Wedi. Lingkungan sekitar bukit ini berupa mosaik lahan pertanian dan vegetasi alami, dengan banyak aliran sungai di sekitarnya. Iklim hutan hujan tropis berlaku di daerah tersebut dengan suhu rata-rata tahunan sekitar 24°C.
Di bagian barat desa juga terdapat Sungai Cacaban yang berhulu di Waduk Cacaban, yang selain berfungsi sebagai batas wilayah juga berperan penting dalam sistem tata air dan irigasi pertanian desa.
Potensi Ekonomi dan UMKM
Desa Dukuhjati Wetan telah memiliki sejumlah kelembagaan ekonomi desa yang aktif, antara lain UMKM Desa, BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), PKK Desa, dan Karang Taruna. Keberadaan lembaga-lembaga ini menjadi modal penting dalam menggerakkan perekonomian dan kemandirian desa.
Selain di sektor pertanian, sebagian warga juga berprofesi sebagai pedagang, pekerja bangunan, guru, dan pekerja perantauan, yang turut berkontribusi pada perputaran ekonomi desa.
Potensi Infrastruktur
Pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tegal mengalokasikan anggaran pembangunan jalan sebesar Rp2,36 miliar untuk wilayah Kecamatan Kedungbanteng sebagai upaya peningkatan konektivitas antar desa. Kepala Desa Dukuhjati Wetan juga mengharapkan adanya peningkatan jembatan penghubung antara Desa Dukuhjati Wetan dan Desa Rancawiru agar dapat dilalui kendaraan roda empat, sehingga memudahkan akses masyarakat menuju pasar dan pusat pendidikan.