Desa Dukuhjati Wetan merupakan salah satu desa yang terletak di bagian barat Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah.
Pendiri desa ini adalah Mbah Kadiman, beliau berasal dari Desa Paketiban yang kemudian hijrah ke wilayah ini. Dukuhjati Wetan dulunya hanya sebuah wilayah pedukuhan yang belum bernama dan berpenduduk sekitar 600 orang. Konon di wilayah tersebut terdapat sebuah pohon raksasa berwarna emas yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu, terutama di malam hari. Masyarakat menyebutnya sebagai pohon jati emas yang terletak di tengah-tengah kedung.
Sebelumnya wilayah ini akan digabungkan dengan Desa Kedungbanteng, namun masyarakat setempat menolak dan menginginkan untuk berdiri sendiri. Dari situlah Mbah Kadiman membentuk wilayah ini menjadi sebuah desa serta memberikan nama Desa Kedungjati. Akan tetapi nama tersebut tidak jadi dipakai karena sudah ada desa lain yang menggunakannya lebih dulu.
Pada akhirnya digantilah dengan nama Desa Dukuhjati Wetan yang dirasa lebih sesuai dengan kondisi wilayahnya, yaitu menggambarkan sebuah pedukuhan yang memiliki pohon jati raksasa, serta letak wilayahnya yang berada di bagian wetan (timur) sungai yang terdapat kedung tersebut.
Saat ini Desa Dukuhjati Wetan dibagi menjadi 8 Rukun Warga (RW) dan 16 Rukun Tetangga (RT). Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Dukuhjati Wetan adalah bekerja di sektor pertanian dan perkebunan, sebagian lainnya berprofesi sebagai pedagang, pekerja bangunan, guru, dan pekerja perantauan di luar kota.